Jumat, 01 April 2011

Conditional Sentences & Passive Voice

Conditional Sentences

Conditional Sentences adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan pengandaian suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kalimat pengandaian ini ini akan tergantung pada bentuk waktu peristiwa yang diandaikan.

Rumus Conditional Sentences :
Conditional 1. If + S + Present Tense, S + Future

Conditional 2. If + S + Past Tense, S + Past Future

Conditional 3. If + s + Past Perfect, S + Future Past Perfect

Dibawah ini puisi yang mengandung conditional sentences :
Note : Kalimat yang diketik tebal itulah contoh dari conditional sentences.


If the stars do not give instructions
To
meet
For up to you

Suppose if you did not help me
To find
yourself
The figure of true love

But now you leave me

Come closer to me
As our time together first
Go back to my arms
As our time together first

Had I not found you
I will not get past my time
If I do not have you
I
will not be able to live my life

But now you leave me

Passive Voice

          Passive Voice atau ada juga yang menyebutnya Passive Forms merupakan salah satu bentuk kalimat dalam Bahasa Inggris. Dalam definisi singkatnya Passive Voice berarti suatu bentuk kata kerja transitif dimana secara tata Bahasa Inggris subjek dari kalimat berpelaku sebagai ‘pasien’, yaitu yang menerima aksi dari sebuah pekerjaan. Kalimat Pasif umumnya kontras dengan Kalimat Aktif atau yang biasa dikenal dengan Active Voice, kalimat ini bermakna suatu bentuk kata kerja transitif dimana subjek dari kalimat berpelaku sebagai ‘agen’, yaitu yang melakukan aksi dari sebuah pekerjaan.
Rumus umum passive voice :
Pasif : Objek + to be + Verb 3 (Kata Kerja Bentuk III) ( + by subjek) + dll
Dibawah ini artikel yang mengandung kalimat passive voice :
Note : Kalimat yang diketik tebal itulah contoh dari kalimat passive.

Indonesian first president was a nationalist is led by Ir.Soekarno Ir.Soekarno.PNI in 1928. The time spent by him in prison and in exile because of his courage against invaders.
 
Sukarno's speech about the basics of Indonesia's independence at a hearing called Pancasila BPUPKI June 1, 1945. Indonesian independence was proclaimed by Ir.Soekarno with Mohammad Hatta on August 17, 1945. They were arrested by the Dutch and exiled kebengkulu in 1948. Ir.Soekarno returned to Yogya and restored his position as President of the Republic in 1949.
 
The soul of leadership and the struggle is never dashed. Sukarno along with other state leaders become the spokesperson for the non-aligned countries in the Asia-Africa Conference in Bandung in 1955. Almost all of his life spent in worship and fight.



Sumber :
http://bembeng17.blogspot.com/2010/04/kalimat-passive.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar